Kamis, Januari 27, 2022

Massa Buruh Demo di DPR Mulai Berdatangan, Lalin Jalan Gatot Subroto Macet Parah

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Massa buruh yang akan berdemonstrasi di depan gedung DPR/MPR sudah mulai berdatangan, kini massa telah memuhi badan jalan. Akibatnya, kondisi lalu lintas menuju Grogol macet panjang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Buruh Bakal Gelar Demo di DPR Pagi Ini, Tolak UU Cipta Kerja

Tampak massa buruh mengisi 3 lajur Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Hanya tersisa 1 lajur yang bisa dilintasi di jalan depan gedung DPR/MPR tersebut.

Tampak ada dua baris kendaraan di jalan arteri yang lajunya tertahan karena jalan tertutup massa aksi. Mereka harus antre melewati 1 lajur jalan yang tersisa.

BACA JUGA : Hari Ini Kantor Gubernur Banten akan Digeruduk Buruh, Tgl 7 Janji Geruduk Bandung

Polisi berusaha mengurai panjangnya kemacetan dengan mengarahkan kendaraan ke jalur TransJakarta (busway). Setiap sepeda motor dan mobil diarahkan melintas di busway.

Massa buruh yang berdemonstrasi di depan gedung DPR/MPR telah memuhi badan jalan. Akibatnya, kondisi lalu lintas menuju Grogol macet panjang.

BACA JUGA : KSPI: Gubernur Banten Langgar Konvensi PBB Jika Ngotot Laporkan Buruh

Pengalihan arus kendaraan ke busway itu sudah dilakukan per pukul 10.53 WIB. Tampak polisi dibantu petugas TransJakarta untuk mengarahkan kendaraan ke busway.

Kondisi ini memicu terjadinya kemacetan panjang. Pantauan dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) gedung DPR/MPR, tampak terjadi kemacetan panjang.

BACA JUGA : TransJakarta Alihkan Sejumlah Rute Akibat Aksi Buruh Di Sekitar Monas

Per pukul 11.07 WIB, polisi juga menutup exit tol Senayan.

Sementara itu, massa buruh masih terus berdemonstrasi di depan gedung DPR/MPR. Dikabarkan massa buruh akan terus berdemonstrasi hingga siang nanti, dilansir dari detik.com

BACA JUGA : Nikita Mirzani ‘Dilabrak’ Keluarga Konglomerat Usai Nyinyirin Juragan99

Dalam demo kali, massa buruh menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Orator juga menyatakan akan mengajak masyarakat untuk tidak mendukung partai politik yang mendukung UU Cipta Kerja.(int7)

- Advertisement -

Berita Terbaru