Kamis, Oktober 28, 2021

Luhut Ungkap Strategi Pulihkan Sektor Parekraf di Tengah Pandemi

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah untuk mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Begitu banyak kegiatan paripurna yang terdampak akibat pandemi terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis dan inovatif agar roda perekonomian tetap bisa berjalan,” katanya saat membuka Rakornas Parekraf Tahun 2021 dengan tema “Pemulihan dan Pertumbuhan Sektor Parekraf” yang digelar secara daring dan dipantau dari Jakarta, Senin.

BACA JUGA : Peneliti: Dorong Peran Perempuan Dalam UMKM Melalui Digitalisasi

Luhut menyebutkan strategi tersebut antara lain Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dikampanyekan sejak tahun lalu. Hingga Juli lalu, tercatat ada 15 juta unit UMKM yang telah onboarding ke platform digital melalui kampanye Gernas BBI.

Pada tahun ini, pemerintah juga mengampanyekan Gerakan Nasional Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja yang akan menyasar pasar domestik.

BACA JUGA : Digitalisasi Jadi Kunci Utama Geliatkan Sektor Parekraf

“Tahun ini kita gongkan semangat Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja. Strategi ini perlu diperkuat, diawali dengan menyasar pasar-pasar domestik karena dari pasar inilah pemulihan pariwisata nasional akan dimulai,” katanya yang juga Ketua Tim Gernas BBI.

Luhut menuturkan pemerintah juga merangkul sejumlah pemangku kepentingan untuk mengangkat kuliner Indonesia melalui kampanye Indonesia Spice Up The World.

BACA JUGA : Kemenparekraf Dorong Sektor Pariwisata Mampu Dorong Geliat Ekonomi Nasional

Melalui kampanye tersebut, pemerintah menargetkan bisa mengekspor bumbu rempah dengan total 2 miliar dolar AS dan menghadirkan 4.000 restoran Indonesia di mancanegara pada 2024.

“Kami juga tengah mempersiapkan konsep terbaik untuk medical tourism (wisata medis/kesehatan) di destinasi wisata,” imbuhnya.

Di subsektor game, Luhut menyebut potensi industri game di Indonesia mencapai angka 2 miliar dolar AS. Ia pun mendorong industri game bisa memberi kontribusi yang lebih besar.

“Utamanya game lokal agar bisa tumbuh di negerinya sendiri. Saya berharap anak-anak Indonesia bisa berkarya untuk melahirkan inovasi-inovasi baru dalam permainan game ini,” ujarnya.(lal)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru