Minggu, Juni 26, 2022

Ning Ita Tekankan Skala Prioritas dalam Program Bedah Rumah DPUPRPRKP Kota Mojokerto

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – KOTA MOJOKERTO – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya skala prioritas dalam program bedah rumah atau bantuan rumah swadaya tahun 2022.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan rapat koordinasi dengan Tim Fasilitator Lapangan (TFL) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto, yang bertugas sebagai pendamping untuk program sanitasi dan bantuan rumah swadaya, Senin (9/5/2022) di ruang rapat DPUPRPRKP.

BACA JUGA: Tahun 2021 Pemkot Mojokerto Kembali Bedah Rumah, Targetkan 140 Hunian

Menurut wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini, skala prioritas diperlukan mengingat kuota bantuan di tahun 2022 yang terbatas hanya 100 rumah (reguler).

“Terkait bedah rumah, saya menemui beberapa kondisi ketika saya turun langsung ke masyarakat dan banyak sekali yang membutuhkan program ini. Maka saya minta tolong teman- teman TFL ini bisa melakukan pendataan. Sehingga mana yang dirasa itu kondisinya lebih membutuhkan karena kuota kita terbatas. Tahun ini yang reguler hanya 100, dan itu murni dari APBD. Tidak seperti tahun lalu yang masih di support APBN sehingga kuota nya bisa lebih banyak,” ungkapnya.

Jika ditemukan kondisi yang lebih prioritas, maka bantuan rumah swadaya akan menggeser kondisi yang kurang prioritas meski datanya sudah masuk terlebih dahulu.

“Jadi harus ada skala prioritas, yang benar- benar membutuhkan, tolong ini dibantu disinergikan dengan data yang ada di kelurahan. Nanti untuk yang kondisinya belum urgen, yang masih bisa ditunda, bisa diikutkan tahun berikutnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ning Ita juga meminta DPUPRPRKP Kota Mojokerto juga menyiapkan kuota bantuan rumah swadaya bagi korban bencana, seperti korban rumah kebakaran.

“Program bantuan bedah rumah atau rumah swadaya ini kan sebenarnya tidak hanya untuk rumah tidak layak, huni tapi seperti rumah kebakaran itu juga bisa dicover oleh DPUPRPRKP. Ini saya minta juga disiapkan, meski selama ini sudah dicover oleh Baznas, namun jika anggaran bedah rumah dicover oleh PU kan anggaran dari Baznas bisa untuk membeli perabotannya,” tandasnya.

BACA JUGA: Ning Ita Beri Bantuan Perbaikan Rumah Roboh Milik Warga

Sementara, Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DPUPRPRKP Kota Mojokerto Evi Anggraeni menjelaskan, tahun 2022 ada 100 bantuan rumah swadaya secara reguler. Serta disiapkan pula tambahan 20 rumah korban bencana dan relokasi program pemerintah.

“10 rumah untuk korban bencana dan 10 rumah untuk relokasi program pemerintah yang telah disiapkan, jadi total ada 120, sekarang masih dalam tahap verifikasi secara fisik dan administrasi,” jelasnya. (din/lna)

- Advertisement -

Berita Terbaru