Rabu, Oktober 27, 2021

Begini Cara Warga Arisma Sejahtera Palembang Cegah Penyebaran Corona

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – PALEMBANG – Setelah mengetahui ada dua pasien dalam pantauan (PDP) meninggal di Palembang, Senin, 23 Maret 2020, warga Perumahan Arisma Sejahtera, Soak Permai Palembang langsung mengambil langkah pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid 19. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada rumah dan pekarangan warga.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Tindakan waspada dan antisipasi warga Arisma Sejahtera patut mendapat acungan jempol, karena penyemprotan disinfektan ini merupakan inisiatif sendiri tanpa bantuan pemerintah daerah.

Untuk pembelian bahan disinfektan mereka lakukan secara patungan. Bahkan mereka pun menggunakan alat penyemprot yang sangat sederhana. Terpenting bagi warga bisa memberikan rasa nyaman dan tidak menimbulkan kepanikan.

Menurut Desi Monsi, salah satu tokoh masyarakat di Perumahan Arisma, apa yang dilakukan merupakan tindakan sopontan tanpa perencanaan yang matang. Dimulai dari kumpul-kumpul sehingga tercetus ide untuk menjaga kesehatan dari penyebaran virus Corona di lingkungan perumahan.

“Tadi beberapa orang kumpul di warung, dan mendapat informasi ada 2 pasien PDP meninggal di Palembang, karena rasa khawatir maka kita berinisiatif melakukan penyemprotan disinfektan sendiri,” ujar Desi.

Dituturkan Desi, inisiatif ini dilakukan sebagai tindakan antisipasi dan bentuk waspada warga. Jika menunggu pemerintah akan memakan waktu yang lama, dan tidak tahu kapan dapat giliran penyemprotan.

“Kita memang tidak menunggu pemerintah untuk melakukan penyemprotan disinfektan, karena kita tidak tahu apa perumahan kita kena giliran atau tidak lebih baik melakukan sendiri,” tutur Desi.

Lain lagi yang dikatakan oleh Manahan Sihombing, warga Arisma Sejahtera mengatakan sekarang ini untuk mendapatkan obat disinfektan sangat mahal, dan juga sulit didapat. Sehingga mereka mempunyai ide untuk membuat sendiri sesuai dengan hasil riset yang dilakukan para ahli.

“Kita butuh biaya yang murah, yang penting warga aman dan tidak terjadi penyebaran di Perumahan Arisma ini,” jelas Hombing.

Hal yang sama disampaikan oleh Supendi, bahwa tidakan dilakukan ini sebagai bentuk dari waspada dan pencegahan penyebaran virus Corona di perumahan Arisma.

“Kita lebih baik mencegah dari pada mengobati, karena infonya penyebaran virus ini sangat cepat sehingga kita harus selalu waspada,” jelas Pendi.

Berdasarkan data terbaru per 23 Maret 2020, pasien yang dinyatakan positif virus Corona di Indonesia sudah mencapai 579 orang. 13 kasus di Palembang masuk dalam katagori PDP, dimana 5 orang masih dalam ruang isolasi, 6 dinyatakan sembuh dan 2 orang pasien PDP meninggal. (nov/lna)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru