Minggu, Juni 26, 2022

Pandemi Covid-19 Melandai, Ning Ita Siapkan “Si Peri Piterpan” untuk Bantu KUBE

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – KOTA MOJOKERTO – Meski pandemi Covid-19 mulai melandai, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari serius mengakomodir kelompok usaha bersama (KUBE) dengan menyediakan sistem informasi yang terintegrasi bernama “Si Peri Piterpan”.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Aplikasi ini nantinya akan menyajikan data komprehensif terkait pertanian, perikanan, peternakan, KUBE, poktan (kelompok tani).

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga menampilkan data bantuan permodalan, laba-rugi, dan keaktifan penerima bantuan di Kota Mojokerto.

BACA JUGA: Bangun Generasi Karakter Religius, Ning Ita Luncurkan ‘NING ITA di Sekolah’

“Saya harap dengan adanya aplikasi ini, kedepan dapat semakin memudahkan pengembangan serta percepatan pembangunan bidang ketahanan pangan di kota kita,” ucap Ning Ita sapaan akrabnya usai rapat bersama yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, Selasa (10/05/2022).

KUBE bidang pertanian, perikanan, dan peternakan sendiri merupakan salah satu program inovasi Pemkot Mojokerto dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat terdampak pandemi Covid-19. 

Pada awal pelaksanaannya, banyak warga yang antusias mengikuti program tersebut. Namun belakangan keadaan mulai membaik, warga yang sebelumnya ‘dirumahkan’, kini kembali bekerja.

Sehingga jumlah warga yang turut serta dalam program tersebut berkurang.

“Di sisi lain ada kelompok yang bertahan dan bahkan sudah bisa berkembang. Mereka yang serius ini yang harus kita pantau terus dan layak mendapatkan bantuan permodalan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ning Ita Tekankan Skala Prioritas dalam Program Bedah Rumah DPUPRPRKP Kota Mojokerto

Semula, tujuan dari program ini memang paling tidak warga bisa mencukupi kebutuhan konsumsi sendiri. Namun, dalam perkembangannya, sejumlah KUBE pertanian bahkan bisa menyuplai pedagang sayur sekitar mereka.

Kemudian terdapat pula KUBE yang mampu mengolah hasil perikanan mereka, sehingga dapat menambah nilai jual panen yang dihasilkan. Pihaknya juga terbuka apabila nantinya ada warga lain yang sebelumnya belum tergabung KUBE, namun kemudian tertarik untuk menekuni bidang tersebut.

“Meskipun tidak sebanyak bidang industri dan perdagangan, kita harus tetap mensupport warga yang punya ketertarikan di bidang ketahanan pangan ini. Karena memang disitu masih ada peluang yang dinilai menguntungkan oleh sejumlah kelompok warga,” pungkasnya.

Selain para pendamping dan pegawai DKPP, rapat tersebut juga dihadiri para Camat dan Lurah dari seluruh 18 kelurahan di Kota Mojokerto.(din/lna)

- Advertisement -

Berita Terbaru