Sabtu, Desember 4, 2021

Pengamat Politik UB Puji Langkah Partai NasDem Usulkan Cawali dari Berbagai Latar Belakang

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – MALANG – Pengamat Politik Universitas Brawijaya, DR. Wawan Sobari, S.IP., MA., Ph.D. mengaku tergelitik dengan usulan nama-nama Calon Walikota (Cawali), dari berbagai latar belakang, oleh kader NasDem dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Tak banyak partai politik yang punya keberanian seperti NasDem, menjaring pemimpin bangsa dari berbagai latar belakang, seperti keterwakilan perempuan, akademisi, politisi, mantan PNS dan pengusaha.

BACA JUGA: NasDem Kota Malang Usulkan Nama Cawali Ini, di Pemilukada 2024 Mendatang

“Menurut saya itu langkah yang bagus, jangan sampai wacana Pilkada cuma menjadi hak politisi, padahal yang berkarier diluar politisi juga banyak yang memiliki kelebihan yang tak kalah dengan politisi itu sendiri. Saya pikir NasDem sudah memulai dengan cara-cara yang elegan”, kata Wawan dihubungi melalui selulernya.

Cuma satu hal yang harus diingat, kata Wawan, bahwa DPC maupun DPD tidak memiliki hak untuk menentukan calon sendiri.

“Jadi tergantung bagaimana DPD NasDem mengawal suara dari bawah agar tak terjadi mis rekomendasi antara pusat dan daerah”, tutur Wawan.

BACA JUGA: Dicalonkan Walikota 2024 dalam Rakercab NasDem, Begini Respons Dewa, Wasto dan Made

Ketika ditanya tentang figur yang dimunculkan oleh akar rumput Partai NasDem Kota Malang, Wawan sangat mengapresiasi dan sangat bagus, alasannya mereka berasal dari beragam kemampuan dan keterwakilan.

“Persoalan figur sah–sah saja dan menurut saya sangat bagus karena mewakili dari berbagai unsur. Tinggal bagaimana mengawal nama-nama yang memang menurut saya memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin”, katanya.

Sebetulnya imbuh Wawan, masih banyak yang memiliki kesempatan yang sama dengan nama-nama yang muncul itu, ada nama Wawali, yang Ketua DPD Golkar, dari PKB, Gerindra dan PKS juga ada kader yang memenuhi syarat memipin Kota Malang.

BACA JUGA: Ahmad Sahroni NasDem, Kritik Arteria Dahlan Soal Polisi-Jaksa Tak Bisa Kena OTT

Cuma satu hal yang menurut saya menarik, munculnya Ketua DPC PDIP I Made Riandiana Kartika. “Itu salah satu kelebihan Partai NasDem, selalu berpikir lebih didepan dalam mencari pemimpin bangsa”, pungkas Wawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Greget politik 2024, sudah mulai digeber Partai NasDem Kota Malang. Partai Besutan Surya Paloh ini menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Minggu, 22 November malam. Bertempat di BTC Guest House, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen.

Acara tersebut menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Kota Malang, Abdul Hanan, menindaklanjuti rekomendasi Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, yang digelar di El Royal Hotel, Kota Batu, 31 Oktober lalu.

Dalam Rakercab NasDem Kota Malang, menelurkan beberapa keputusan. Diantaranya, target kursi DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota dan Calon Walikota yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jatim, yang nantinya akan diteruskan ke DPP.

Untuk target kursi untuk DPR RI, sesuai dengan rekomendasi Rakerda adalah 2 kursi. Sedangkan untuk DPRD Provinsi 2 kursi dan DPRD Kota Malang adalah 6 kursi.

Ketika ditanya Dapil mana yang akan digenjot untuk mendapatkan 2 kursi, mengingat Kota Malang hanya memiliki 5 Dapil. Dengan bersemangat Hanan menyebut, pihaknya akan berjibaku di Dapil Sukun.

“Kami keluarga besar NasDem akan berjibaku agar bisa mendapatkan 2 kursi di Sukun,” katanya.

BACA JUGA: Partai NasDem Selama Satu Dekade Setia Dengan Presiden Joko Widodo

Untuk mewujudkan ambisi politiknya, Pengusaha Batik Celaket ini, menjelaskan, dalam Rakercab telah disepakati dengan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), untuk membentuk pengurus hingga tingkat RT.

“Jadi nantinya pengurus NasDem akan ada hingga tingkat RT, yang sudah kita SK tiap DPC pengurusnya 25 kader, DPRT 25 kader. Akhir tahun nanti kita akan bentuk Koordinator RW sebanyak 5 orang, sedangkan Koordinator RT ada 2 kader yang akan kita lantik,” imbuhnya.

Sementara untuk Calon Walikota (Cawali) dan/atau Calon Wakil Walikota (Cawawali), para kader NasDem itu bersepakat mengusulkan 6 keterwakilan. Yakni Internal NasDem, Politisi, Unsur Wanita, Unsur Birokrasi, unsur Akademisi dan Pengusaha.

  1. Cawali dari Internal NasDem, muncul nama Kresna Dewanata Prosakh, Anggota DPR RI, 2 periode dari Dapil Malang Raya.
  2. Cawali dari unsur Politisi, muncul nama I Made Riyandiana Kartika, Ketua DPC PDIP dan Ketua DPRD Kota Malang
  3. Unsur keterwakilan wanita, muncul nama dr Syifa Mustika SpPD (ketua Satgas Covid NU), Widyawati Sutiaji (istri Walikota Malang) dan Ibu Nyai Latifah Shohib (mantan Anggota DPR RI dari PKB Dapil Malang Raya).
  4. Unsur keterwakilan Birokrasi, nama Wasto mantan Sekda Kota menjadi pilihan tunggal dari kader.
  5. Sedangkan keterwakilan dari akademisi, muncul nama Nurkholis Sunuyeko Rektor Ikip Budi Utomo dan Prof. M Bisri, mantan Rektor UB, Lutfi J Kurniawan, Pegiat Anti Korupsi dan dosen UMM.

BACA JUGA: Via Vallen Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Apakah Kode Pernikahan?

Sementara dari unsur pengusaha, belum ada nama yang menjadi pilihan para peserta Rakercab.

“Ini usulan arus bawah Partai NasDem, tentunya kami sebagai ketua DPD akan melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan tokoh yang diusulkan. Jadi kami belum tahu beliau-beliau yang diusulkan berkenan atau tidak,” pungkas Hanan.(eky/lna)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru