Sabtu, Desember 4, 2021

Petugas Tegur Warga Langgar Prokes di Taman Tematik

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – TANGERANG – Petugas Taman Tematik Kota Tangerang Banten, Brigade 1016. Memberikan teguran dan peringatan kepada masyarakat yang terbukti melanggar protokol kesehatan saat berada di kawasan itu, guna mencegah penularan COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Tentu peneguran dilakukan secara persuasif atau pendekatan sehingga kondisi taman tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh pengunjungnya,”. Kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan Kota Tangerang¬†Ubaidillah Ansar dalam keterangan di Tangerang, Senin (22/11).

BACA JUGA: Ribuan Warga Tulungagung Langgar Prokes Selama Pandemi

Sebanyak delapan Taman Tematik di Kota Tangerang, yakni Taman Burung, Taman Ekspresi dan Taman Pisang, Taman Gajah serta Taman Hutan Kota, Taman Potret, Taman Kunci, Taman Prestasi dan Taman Pramuka sudah mulai dibuka seiring dengan penetapan PPKM level 1 di daerah itu. 

Ia menuturkan peneguran dilakukan saat ditemukan pengunjung tidak pakai masker. Terkait dengan kerumunan juga diperhatikan petugas. Jika ditemukan kerumunan maka petugas akan langsung membubarkan.

“Kalau lihat ada pengunjung yang tidak pakai masker, langsung tegur. Menggelar makanan layaknya piknik bubarkan karena dalam aturan masih belum diperbolehkan. Pastinya Brigade1016 terus patroli meminimalisir kelengahan pengunjung,” katanya.

Di taman itu, pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, masker, mencuci tangan, dan cek suhu tubuh. Aktivitas pengunjung juga tidak dibolehkan mengundang kerumunan massa. 

“Nikmati tamannya, patuhi peraturannya sehingga aman dan sehat untuk semua pengunjung. Brigade1016 selalu ‘standby’ (siaga) dan bertugas sesuai tupoksinya, tak segan menegur warga yang lalai akan prokes atau prosedur yang sudah ditetapkan,” katanya.

BACA JUGA: UMKM Kota Malang Terima Bantuan Alat Dagang dari Kemendag RI

Dia mengakui antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk kembali menikmati berbagai Taman Tematik Kota Tangerang, antara lain sekadar untuk saling bercengkarama hingga menikmati hiburan saat sore bersama keluarga.

“Semoga Taman Tematik menjadi pilihan tepat penghilang penat warga Kota Tangerang di akhir pekan atau di sore hari, sesuai yang diharapkan Pemkot Tangerang untuk tidak perlu jauh-jauh ke luar kota,” katanya.(int7)

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru