Sabtu, Agustus 13, 2022

Polres Tanjung Perak Ringkus Dua Kurir Narkoba Jaringan Internasional

Berita Khusus

Berita Lain

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM- SURABAYASindikat narkotika internasional masih belum bersih dari bumi Surabaya.

Kali ini Tim Gabungan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya meringkus dua orang kurir Narkotika jaringan Internasional, Malaysia.

Keduanya berinisial MT (42) dan SR (47) warga Barat Dajah Desa Kapong, Pamekasan Madura.

Kedua kurir ini ditangkap pada hari Jumat, 23 April 2021 sekitar pukul 15.30 WIB oleh Satresnarkoba saat menerima pengiriman paket.

Modusnya, barang dikirim melalui jasa pengiriman ekspedisi paket. Barang dikemas rapi dalam kardus dengan No Box/Koli KJ2103071673. Paketan barang itu terendus sebagai barang narkotika dari Malaysia.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum, menjelaskan kronologi penangkapan.

Di hadapan awak media, Kapolres Ganis, mengaku sebelumnya mendapat informasi bahwa barang kiriman berupa narkoba akan dikirim ke Madura.

Modus lama yakni melalui ekspedisi paketan barang dari kapal laut, sehingga Polisi dan Bea Cukai melakukan pengecekan.

Tim Satresnarkoba Pelabuhan Tanjung Perak langsung melakukan penyelidikan dengan cara kontrol delivery.

Dalam pengecekan tersebut terdapat nama pengirim M, asal Malaysia yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) sementara penerima paket MA berasal dari Pamekasan.

“Setelah diselidiki peketan tersebut di dalamnya ada peralatan rumah tangga. Nah di dalam termos itu, ada kemasan aluminium foil yang berisi narkotika jenis sabu seberat 898 gram beserta pembungkusnya,” beber AKBP Ganis.

Begitu benar ada barang bukti, kedua warga tadi diamankan untuk dimintai keterangan, diMapolres Tanjung

Dalam interogasi, kedua tersangka MT dan SR mengakui kalau kiriman paket itu berasal dari MA (DPO), dan baru sekali ini menjadi kurir dengan iming-iming imbalan uang.

“Kalau barang sampai kami diberi uang dua juta rupiah,” aku pelaku.

Juga Lakukan Tes Urine

Tidak hanya itu, anggota Satresnarkoba juga melakukan test urine kepada kedua tersangka dan hasilnya positif.

Untuk mempertanggujawabkan perbuatannya, MT dan SR dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 113 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Ketua Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Surabaya, Gus Maisa, mengapresiasi penangkapan jaringan Narkotika Internasional tersebut, sekaligus mewarning.

“Kita apresiasi kinerja Polres Tanjung Perak, mengungkap sindikat Narkotika Internasional Malaysia. Ini modus lama, pengungkapan kali ke sekian. Kalau melihat itu, Madura patut diwaspadai, ” ujarnya.

Dia mendukung berbagai upaya mengikis sindikat Narkotika. Di sisi lain dia mewarning atau mewanti – wanti agar kejadian keterlibatan oknum penyidik di Polrestabes Surabaya tidak terulang di Tanjung Perak. Petugas Sat Reskoba harus bersih.

“Kalau mau bersih – bersih ya pakai sapu yang bersih, bukan kotor. Selamat kepada Jajaran Polres Tanjung Perak. Dan ingat upaya represif seperti ini bukan prestasi. Tapi harus dimaknai tugas yang normatif, dan selamat jika aman dalam bertugas,” ujar, pria yang juga jurnalis ini.(ima/aka)

- Advertisement -

Berita Terbaru