Senin, Mei 23, 2022

Polsek Tanjung Duren Gagalkan Pengedaran Pil Ekstasi

Berita Khusus

Berita Lain

IMPERIUMDAILY.COM – JAKARTA – Polsek Tanjung Duren mengagalkan peredaran narkoba jenis ekstasi dan sabu. Sebanyak 1.836 butir pil ekstasi logo superman dan dua paket sabu disita.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar menerangkan, ada satu orang tersangka berinisial RAP (22) berhasil diringkus. Dia merupakan kaki tangan dari M, yang kini masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

BACA JUGA : Kurir Sabu dan Pil Ekstasi Asal Sidoarjo Digerebek Polrestabes Surabaya di Kamar Kos

Nama M terungkap, setelah penyidik mengintograsi RAP. Namun, M tidak berada di lokasi saat penyidik menggeledah rumahnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tapi, penyidik menemukan 1.836 butir narkoba jenis ekstasi.

“Di sana di rumah seorang laki-laki atas nama inisial M, yang sekarang DPO. Di rumah tersebut kami dapati 1.836 ekstasi ini dibungkus ke dalam 20 paket plastik klip,” ujar dia saat konferensi pers, Rabu (26/1/2022).

BACA JUGA : Peredaran 46 Kg Sabu, 65 Ribu Pil Ekstasi Digagalkan Polisi, Satu Pelaku Didor!

Rosana menerangkan, M masih diburu oleh petugas. Sementara itu, RAP telah dijebloskan ke tahanan Polsek Tanjung Duren.

Berdasarkan keterangan, ekstasi rencananya akan diedarkan ke Jakarta. Adapun, satu butir dijual dengan harga Rp 500 ribu.

BACA JUGA : BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Pil Ekstasi dari Malaysia ke Sumut

“Akan disebar di Jakarta. Untuk harganya Rp 500 ribu 1 butir,” terang dia.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Akp Fiernando Adriansyah menjelaskan RAP (22) menambahkan, pil ekstasi yang diedarkan tersangka berwarna hijau dan ada logo superman. “Jumlahnya 1.836 butir,” ucap dia.

BACA JUGA : Polisi Berhasil Gagalkan 13 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Ekstasi

Selain ekstasi, penyidik juga menemukan beberapa paket sabu ketika menggeledah kediaman RAP di kawasan Jakarta Pusat.

“Ada satu paket dengan berat 4,08 gram dan satu paket sabu dengan berat brutto: 0,20 gram. Informasi yang kami peroleh barang tersebut merupakan milik rekannya berinsial MA (DPO),” kata Fiernando.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(lal)

- Advertisement -

Berita Terbaru