Senin, September 27, 2021

PEN, Pemkab Malang Gandeng OPD

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam masa Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mewujudkan kembali kekuatan ekonomi masyarakat Kabupaten Malang yang sempat menurun akibat guncangan pandemi Covid-19.

Hal ini mengacu pada PP Nomor 23 Tahun 2020 bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara dan dilaksanakan oleh pemerintah untuk mempercepat penanganan Pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Wahyu Hidayat pun memberikan paparan dalam kesempatannya hari ini, Sabtu (24/7/2021).

Untuk memulai pemulihan ini, wahyu menjelaskan sedikit, misalnya bagi para pedagang, diawal bisa mendapatkan informasi melalui Dinas UMKM dan Koperasi.

“Untuk anggarannya memang sudah ada di Dinas masing masing, artinya mereka langsung yang akan melakukan pendataan untuk sedikit demi sedikit memulai pemulihan, prosesnya dari kita sudah dimulai sejak ditetapkannya PEN, sudah di”dok” dalam rincian perubahan APBN pertama,” tukasnya.

Untuk kemudian, beber wahyu, sebab PEN ini tak dapat diotak atik presentasenya.

“Misal, kita kurang kurangi presentasenya, maka kami bisa kena pinalti dari pusat, jadi memang semua sudah terpantau yang terplot dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 25 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, pihaknya terus mendorong OPD terkait untuk proaktif membantu masyarakat.

“Terkait masalah Pemulihan Ekomoni Nasional (PEN) kita minta langsung kepada OPD yang bersangkutan akan hal ini, agar mendorong mereka agar lebih proaktif lagi hadir ditengah masyarakat yang terdampak Covid-19,” terangnya.

Memang, Lanjut Wahyu, belum seberapa kelihatan hasilnya, tetapi pihaknya tetap berupaya menghadirkan peran pemerintah dalam kondisi terpuruk seperti sekarang.

“Agar mereka (masyarakat) bangkit, maka kami hadir saat ini untuk membantu, seperti memberikan dukungan modal, pelatihan dan fasilitas online untuk penjualannya,” pungkas Wahyu.

Akan tetapi, untuk lebih detail, strategy apa yang akan diupayakan oleh Dinas Dinas terkait wahyu mengaku memang belum mendapat bocoran.

“Strategynya mereka (Dinas terkait) apa, saya sendiri belum tahu, yang pasti kita semua ingin semuanya kembali bangkit,” wahyu mengakhiri. (aje/kal)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru