Senin, September 27, 2021

Wujud Kepedulian Tangani Covid-19, ITS Hadirkan PlasmaHub Untuk Pendonor Plasma Konvalesen

Berita Khusus

Berita Lain

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Wujud kepedulian untuk turut menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) hadirkan PlasmaHub untuk para pendonor Plasma Konvalesen (PK).

Dilatarbelakangi banyaknya permohonan plasma konvalesen (PK) tidak sebanding dengan stok yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI). ITS mengembangkan dan meluncurkan PlasmaHub, platform digital untuk mempersingkat waktu matching antara pendonor dan pemohon PK.
 
Rektor ITS, Prof Ir Mochamad Ashari, Sabtu (24/07/2021) memaparkan bahwa PlasmaHub dirancang dan didesain dengan konsep user friendly karena digunakan secara menyeluruh oleh berbagai stakeholder di Indonesia.

BACA JUGA: Permintaan Plasma Konvalesen Meninggi, TNI dan Relawan Pendamping RSLKI Kerahkan Alumni Penyintas Covid-19

“Mulai dari pendonor, penerima donor, hingga pengelola donor PK diharapkan dapat memanfaatkan PlasmaHub ini dengan baik,” ujar Ashari.
 
Di sisi lain, Ketua Satgas Covid-19 ITS Adjie Pamungkas ST mengatakan jika PlasmaHub yang berbasis web tersebut berfungsi untuk mempercepat bertemunya pendonor PK dengan pasien Covid-19.

“Kecepatan ini diharapkan dapat memanfaatkan golden time dari pasien tersebut,” tambahnya.
 
Ditemui di lokasi, Manajer Kualitas Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat Dr dr Saptuti Chunaeni menjelaskan jika hari ini kesulitan yang dialami PMI adalah sedikitnya donor penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat sesuai standard dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) di BPOM, sehingga sedikit sekali yang bisa diambil PK-nya untuk didonorkan pada pasien Covid-19.
 
Lebih lanjut, Saptuti menuturkan, hadirnya PlasmaHub ini dapat membantu menyediakan dan mempersingkat matching PK antara pendonor dengan pemohon. Namun, dalam hal ini antara pendonor dan pemohon tidak langsung dipertemukan. Tapi melalui Plasmahub ITS dan UDD PMI yang dilengkapi surat pengantar dari rumah sakit (RS), sehingga meminimalisir dari pihak tidak bertanggung jawab yang dapat mengambil keuntungan dari krisis ini. 
 
“Pada prosesnya, kami tetap berharap kerahasiaan informasi donor ini dapat tetap terjaga dalam platform PlasmaHub,” imbuhnya mengingatkan.

BACA JUGA: Pentingnya yang Sembuh dari COVID-19 untuk Donor Plasma Konvalesen

PlasmaHub sendiri dikembangkan oleh relawan Tim Teknis Kesiagaan Penanganan Covid-19 ITS, serta didukung oleh mitra komunitas Ikatan Alumni Covid-19 Jawa Timur, Komunitas Sahabat Donor Darah, Pusat Unggulan Iptek – Artificial Intelligence for Healthcare and Society (PUI-AIHeS) ITS, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, dan HIPMI Jawa Timur. 
 
Informasi mengenai teknis penggunaan PlasmaHub serta panduan pengajuan permohonan dan penyaluran donor PK dapat dilihat selengkapnya pada laman https://plasmahub.its.ac.id//.(jar/lna)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru